Jumat, 15 Januari 2016

#SayangUangnya

Yaaa, kalo judulnya seperti ini pikiran paling pendek yang sering lewat adalah "pelit"
Okay, sebelum berbicara mengenai pelit coba kita definisikan dulu dengan beberapa contoh pengalaman hidup :
- Kamu punya cukup uang yang sudah kamu poskan untuk beberapa kebutuhan hidup dalam sebulan plus untuk tabungan kamu, suatu waktu di tempat kerja kamu ada kemalangan yang menimpa rekan kerja. Kamu memang memberi, tapi kamu sebenarnya tahu kamu bisa memberi lebih dari kamu beri saat itu, tapi hal itu tidak kamu lakukan karena kamu enggan untuk memberi. Kira-kira apa definisi untuk kejadian ini?

- Kamu punya kelebihan dalam hal keuangan, jika sehari-hari hal-hal dalam hidupmu kamu lewati dengan biaya yang cukup mahal, kemudian kamu berpikir bahwa sebenarnya kamu bisa melewatinya dengan cara yang lebih "ramah" dan "cerdas", sepertinya kamu sedang belajar hemat.

So far, sejauh yang saya alami, belajar hemat bukan saja untuk menyiapkan uang di masa mendatang (apalagi untuk hal yang tak terduga)  namun juga lebih kepada pembelajaran, bahwa uang yang didapatkan itu tidak gampang (capek lho nyari duit) sehingga kita tidak sewenang-wenang juga menghabiskannya.
Hidup itu tidak cuma hari ini, masih ada hari esok.
Hidup itu tidak cuma kita, masih ada orang lain yang mungkin tidak bisa menikmati "hal sederhana" yang sering kita nikmati, sehingga belajar hemat juga bisa jadi sarana belajar untuk berempati terhadap lingkungan.

Yuuuk, mulai belajar dari sekarang
Kebetulan hari ini ketemu #SayangUangnya (silahkan dibaca-baca, banyak tips seru di sini)

Happy Weekend

Tidak ada komentar:

Posting Komentar